
Pada tahun 1998, The US Department of Justice melakukan studi yang paling lengkap dan mendalam mengenai tulisan tangan. Hasil yang menarik dari studi yang dilakukan oleh The University of New York Buffalo yang dipublikasi di New York Time pada tahun 2002 menyimpulkan bahwa sampel tulisan tangan dapat memberikan identitas dari penulisnya dengan tingkat akurasi yang sama dengan sidik jari (98%). Selain itu, studi tersebut mendokumentasikan fakta bahwa tulisan tangan seseorang dapat mengungkap karakteristik-karakteristik unik dari penulisnya.
Intepretasi dari seorang Grafolog dapat menghasilkan suatu kualitas informasi yang mendalam tentang kepribadian dan karkter yang bahkan dapat mengejutkan bagi penulisnya sendiri. Tulisan tangan menekankan traits khusus yang penting bagi hubungan antar manusia seperti kecemburuan, kemarahan, ketidakjujuran, antusiasme juga dapat mengungkapkan informasi mengenai seksualitas, kapasitas untuk dapat diandalkan/tidak dapat diandalkan, kebutuhan akan kedekatan emosi bahkan juga bermanfaat di dalam pemecahan kasus ? kasus pemalsuan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar